Tampilkan postingan dengan label kerana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kerana. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Januari 2014


Foto : Presiden Tajikistan Emomali Rahmon (Youtube)  
Foto : Presiden Tajikistan Emomali Rahmon (Youtube)
DUSHANBE - Tidak ada seorangpun manusia di dunia ini yang mau bila momen memalukan dalam hidupnya menjadi tontonan khalayak ramai. Namun ketika ini, dunia baru saja menyaksikan aksi konyol Presiden Tajikistan Emomali Rahmon di pesta pernikahan puteranya pada 2007 silam di laman Youtube. Penampilan Rahmon langsung disamakan seperti artis Bollywood di India.

Peristiwa memalukan itu bukanlah peristiwa baru, namun dunia baru menyaksikan peristiwa itu tepat setelah seseorang mengunggahnya ke laman Youtube pada 18 Mei lalu. Dalam pesta pernikahan anaknya, Rahmon terlihat sangat bergembira, dia langsung menari-nari dan bernyanyi.

Tangan Rahmon melambai-lambai ketika menari, Rahmon juga merangkul salah seorang tetamu dan bernyanyi bersama. Video itu lebih sering menunjukan aksi konyol Rahmon, namun terkadang, kamera pun diarahkan ke kedua pengantin yang berdiri di belakang Rahmon.

Tidak lebih dari dua bulan, video itu langsung menjadi hits di internet. Bahkan video itu diberi judul "Presiden Mabuk Tajikistan Menyanyikan sebuah Lagu." Menurut laporan, video itu telah disaksikan oleh 300 ribu orang. Demikian, seperti diberitakan Daily Mail, Jumaat (7/6/2013).

Video tersebut juga memicu debat nasional tepat setelah seorang ahli politik pembelot Tajikistan Dodojon Atavulloev mengunggahnya di Facebook. Atavulloev yang hidup di Hamburg, Jerman, membandingkan tarian Rahmon dengan tarian artis-artis Bollywood. Atavulloev turut mengkritik pesta pernikahan itu kerana dinilai terlalu bermewah-mewahan. (AUL)

Kamis, 26 Desember 2013

22 Nov 2013
Beijing, - Otoriti China hari ini mengeksekusi mati seorang lelaki yang membunuh bayi di dalam kereta yang dibawanya lari. Kes pembunuhan bayi tersebut   menggemparkan dan menuai kemarahan publik.

"Zhou Xijun telah bertemu anggota keluarganya dan kemudian dieksekusi sesuai hukum," demikian diberitakan Peoples Daily, surat khabar milik parti berkuasa China, Parti Komunis, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumaat (22/11/2013).

Lelaki itu,   Zhou Xijun   mencuri sebuah kenderaan SUV di provinsi Jilin pada Mac lalu. Terkejut melihat ada seorang bayi laki-laki di kerusi belakang kereta, lelaki itu mencekik bayi berumur dua bulan itu. Setelah itu bayi tersebut dibuangnya di tepi jalan yang bersalji.

Ketika kejadian, orangtua bayi malang itu meninggalkannya sejenak seorang diri di dalam kereta, dengan kondisi injin kereta masih hidup.

Zhou tak lama kemudian menyerahkan diri kepada polis  setelah publik dan polis  melakukan pencarian besar-besaran untuk mengejarnya. 
Mahkamah di Changchun, ibukota Jilin, pada Mei lalu menjatuhkan hukuman mati ke atas lelaki  berumur 48 tahun itu. Dua bulan kemudian, mahkamah yang lebih tinggi menolak permohonan rayuannya.

Mahkamah Agung kemudian menguatkan hukuman mati tersebut. Dia pun dieksekusi mati hari ini di Changchun.

Otoriti China tak pernah mempublikasi jumlah total eksekusi mati yang dilakukan setiap tahun. Namun angkanya diyakini sebagai yang tertinggi di dunia.

Menurut organisasi Dui Hua Foundation yang berbasis di Amerika Syarikat, diperkirakan terjadi 3 ribu eksekusi mati pada tahun 2012 lalu. Ini merupakan penurunan 75 peratus dibanding tahun 2002 silam yang berjumlah 12 ribu eksekusi mati.detikNews

Senin, 23 Desember 2013

23 Mac 2013


Pengantin Perempuan Masih 12 Tahun, ya Begini Akhirnya
Kompas.com
Lelaki ini adalah ayah dari gadis kecil berusia 12 tahun yang akan dinikahkan dengan pemuda berusia 28 tahun, menolak di wawancara dengan media. Pemerintah Provinsi Guizhou, China membatalkan pernikahan dini ini kerana pihak pengantin perempuan belum cukup umur. 
 Pemerintah di Provinsi Guizhou, China, membatalkan pernikahan seorang gadis kecil berusia 12 tahun yang dijual ayahnya sendiri kepada seorang pemuda berusia 28 tahun. Demikian sejumlah media di China melaporkan, Jumaat (22/3/2013).

Gadis kecil itu dilaporkan tinggal bersama ayahnya yang sedang sakit di sebuah desa miskin di Provinsi Guizhou. Sang ayah, yang sudah bercerai dengan ibu si gadis kecil, bekerja di kota lain. 

Mantan isterinya, yang tinggal bersama puteri terkecilnya, mengetahui pernikahan ganjil itu ketika berkunjung ke desa untuk menghadiri sebuah pemakaman. Mengetahui hal itu, ibu gadis kecil tersebut langsung membuat laporan polis .

Web China News Service melaporkan, pemerintah setempat kemudian membatalkan pernikahan itu kerana pengantin perempuan belum cukup umur. pernikahan itu pun khabarnya dibuat demi sejumlah wang.
Pemerintah kemudian memutuskan agar gadis cilik itu menyelesaikan sekolahnya dan akan memberi bantuan kewangan untuk keluarganya.

Di China, jutaan anak "ditinggal" di desa dengan keluarganya, sementara orangtuanya bekerja di kota. Anak-anak itu ditinggal kerana orangtua tak memiliki cukupwang jika harus membawa mereka.
Web berita lainnya, Zhingguoshikewang, mengatakan, pernikahan "dini" itu menunjukkan betapa sulit kehidupan bagi anak-anak yang ditinggalkan itu.
 Tribunnews.com

Minggu, 22 Desember 2013

10 Jan 2013

 
Kucing Tertangkap Basah Selundupkan Gergaji ke Penjara
Reuters
Kucing seludupkan gergaji ke penjara 


TRIBUNNEWS.COM, ARAPIRACA - Seekor kucing ditangkap pihak keselamatan, setelah didapati membawa gergaji dan telepon bimbit ketika memasuki gerbang penjara di timur laut Brazil.

Para penjaga penjara Arapiraca, terkejut bukan main ketika melihat seekor kucing putih melintasi gerbang utama penjara, dengan tubuh terbalut dengan pita. Saat melihatnya dari dekat, di tubuh kucing itu terbalut earphone, kad memori, bateri dan charger telepon.

Kes ini sedang disiasat   oleh polis setempat, walau belum diketahui pihak yang bertanggung jawab atas insiden yang terjadi di penjara yang diinapi oleh 263 tahanan tersebut.

"Sangat sukar untuk mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas insiden tersebut," kata seorang juru cakap penjara, dikutip dari Reuters, Selasa (8/1/2013).

Kucing itu ketika ini dibawa ke pusat penyakit hewan untuk menerima perawatan medis. Insiden itu sendiri terjadi pada 1 Januari lepas, namun baru dilaporkan oleh media nasional Brasil, di hari Sabtu kemarin. (reuters)

Penulis: Samuel Febrianto  |  Editor: Willy Widianto

Kamis, 19 Desember 2013

Salam semua,

Seorang pengantin perempuan berusia 16 tahun ditahan polis pada hari pernikahannya kerana suami menuduhnya tidak perawan lagi.Anak perempuan yang tidak disebutkan namanya kerana alasan undang-undang ditahan di kediaman keluarga suaminya dan dibawa ke pejabat polis tempatan untuk diperiksa.

Pengantin putri remaja ini mengatakan para pegawai polis memaki dan menghinanya. Ia ditahan sehingga keesokan harinya.Sejumlah laporan menyebutkan kes ini menimbulkan debat panas antara gereja Ortodoks-yang sangat berpengaruh-dan anak-anak muda yang cenderung menerapkan nilai Barat.

Keluarga anak perempuan tersebut ingin membawa kes itu ke mahkamah.Survey di Georgia menunjukkan seorang wanita harus perawan bila berkahwin, namun hal itu tidak berlaku bagi lelaki.Wartawan BBC, Damien McGuinnes, di ibu negara Tbilisi mengatakan pemerintahan modern Georgia sangat pro-Barat.

McGuiness mengatakan Georgia juga sangat ingin bergabung dengan Kesatuan Eropah.Namun masalah wanita yang berhubungan seks sebelum perkahwinan tetap merupakan masalah yang mengundang perbezaan pendapat di negara itu. – BBC

Sumber: http://assassincyber.blogspot.com/2012/07/pengantin-perempuan-ditahan-polis.html#ixzz20W0cEopU


Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!