Tampilkan postingan dengan label tanaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanaman. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Desember 2013

Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete - Budidaya Petani. Hal2 yang dilakukan dalam Pemeliharaan Tanaman Jambu Mete antara lain:

Penyiraman Tanaman Jambu Mete
Bibit yang baru ditanam memerlukan banyak air. Oleh karena itu tanaman perlu disiram pada pagi dan sore hari. Penyiraman dilakukan secukupnya dan air siraman jangan sampai menggenangi tanaman.
Penyulaman
Penyulaman dilakukan setalah tanaman berumur 2-3 tahun. Apabila tanaman berumur =3 tahun maka pertumbuhan tanaman sulaman umumnya kurang baik atau akan terhambat.
Penyiangan dan Penggemburan
Bibit jambu mete mulai berdaun dan bertunas setelah 2-3 bulan ditanam. Pembasmian gulma sebaiknya dilakukan sekali dalam 45 hari. Tanah yang disiram setiap hari tentu semakin padat dan udara di dalamnya semakin sedikit. Akibatnya, akar tanaman tidak leluasa menyerap unsur hara. Untuk itu tanah di sekitar tanaman perlu digemburkan.

Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete

Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete
Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete

Pemupukan
Tanaman jambu mete dipupuk dengan pupuk kandang, kompos, atau pupuk buatan. Pemberian pupuk kandang/ kompos dilakukan dengan cara menggali parit melingkar, di luar tajuk sebanyak ± 2 blek minyak tanah (.... 20 kg). Pupuk dituangkan ke dalam parit dan ditutup dengan tanah. 
Pemangkasan 
Cara pemangkasan tanaman jambu mete dilakukan sebagai berikut:
  • Tunas-tunas samping pada bibit terus-menerus dipangkas sampai tinggi cabang mencapai 1 - 1,5 m dari tanah.
  • Pilih 3 - 5 cabang sehat dan baik posisinya terhadap batang pokok .
  • Pemangkasan ini dilakukan sebelum tanaman berbunga. Pemangkasan untuk pemeliharaan dilakukan setelah tanaman berbuah.
Penjarangan
Penjarangan dilakukan bertahap pada saat tajuk tanaman saling menutupi. Apabila jarak tanaman 6 x 6 m dan ditanam secara monokultur maka tajuk tanaman diperkirakan sudah bersentuhan pada tahun 6 - 10 tahun. Pada saat itu penjarangan mulai dilakukan. 
Demikian artikel ttg Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete, semoga memberi manfaat.
Baca juga:
Budidaya Jambu Mete
Teknik Menanam Jambu Mete

Minggu, 10 November 2013

Tanaman di pekarangan dipercaya banyak manfaatnya, selain memberi kesan rindang juga baik untuk kesehatan keluarga. Untuk desain tanaman di pekarangan perlu dipertimbangkan, terutama di sesuaikan dengan luas lahan pekarangan. Apa saja jenis tanaman untuk pekarangan yang sesuai berdasarkan manfaat keindahan. Jika lahan pekarangan anda kecil sekalipun masih bisa dengan media hidroponik menggunkan pot untuk menannam bunga atau sayur.


Jenis tanaman untuk pekarangan

Tanaman peneduh (tanaman kerasa)
Jika anda mempunyai lahan yang cukup luas, 1-3 tanaman peneduh wajib ditanaman. Jenis anaman keras seperti ini pasti mempunyai akar tunggang yang panjang, sehingga dikawatirkan dapat merusak pondasi rumah. Kalau ingin tetap memilih buah dari tanaman keras, pilih tanaman beriukut ini: 
mangga, sawo, jeruk, manggis, rambutan, lengkeng, leci, duku, jambu air, atau nangka. 

Pilihlah tanaman yang dikembangbiakkan dengan cara cangkok atau stek. Tanaman keras mempunyai akar tunggang yang sangat kuat dan membahayakan pondasi. Namun kalau dikembangbiakkan dengan cangkok atau stek, akar tunggangnya tidak ada, yang ada tinggal akar serabut. Jangan lupa pada saat masih muda selalu potongi cabang supaya bisa tumbuh  meninggi.

Tanaman hias
kebanyakan orang sangat suka menanam tanaman hias di pekarangan, terutama di teras rumah. Sebagai hiasan,di teras atau pagar, dan sekitar kolam, tanaman-tanaman ini cocok menjadi penghias rumah Anda. Tanaman yang bisa anda pilih misalnya:
Lidah mertua (Sansivera), kaktus, Sirih Belanda, Aglonema, Adenium, mawar, atau sedap malam. 

Tanaman sayuran
Tanaman sayuran justru sangat disukai masyarakat pedesaan sejakdulu kala dibanding tanaman hias. Namun karena ketrebatasan lahan yang sempit, perumahan sekarang jarang yang menanam sayur. Sekrang sudah tren menanam sayur di pekarangan sempit dengan media polybag atau vertikultur. Sayuran juga bisa menmghiasi pekarangn rumah misalnya tanaman; terung, tomat, cabe. bayam.

Solusi untuk pekarangan sempit

Jika mungkin anda hanya mempunyai pekarangan yang sempit bahkan sudah tidak ada tanah untuk ditanami,  anda bisa membudidayakan tanaman secara vertikultur seperti pada gambar.  
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!