Sabtu, 01 Februari 2014


Proklamasi 17 Agustus 1945
Pagi itu di jalan Pegangsaan Timur, Jakarta, sudah dipenuhi dengan orang-orang yang berharap peristiwa besar akan terjadi. Jumat, 17 Agustus 1945, halaman rumah di jalan Pegangsaan Timur no.56 menjadi tempat berkumpulnya para pemuda. Sebuah tiang menjadi tatapan dan mereka berharap mimpinya akan berkibar di ujung tiang itu.

Seseorang memasuki halaman, lalu menuju ke dalam rumah. Sejenak ia mendapatkan keheningan, waktu menunjukkan pukul delapan pagi. Lalu ia memasuki sebuah kamar dan mendapatinya sedang tertidur pulas. Pelan-pelan ia mengusap kaki seseorang yang terlihat lelah. Lelaki itu baru pulang pagi tadi dari Rengasdengklok.

Lelaki itu terbangun dan memandangnya. Senyumnya begitu lemah, terucap kata, “pating greges.” Tamu yang disapanya memberikan obat, setelah memeriksa ada panas di tubuh lelaki yang dibangunkannya.

Dialah seorang dokter bernama dr. R. Soeharto, dan lelaki yang mengatakan dirinya tak enak badan itu adalah Soekarno. Lalu atas persetujuan Soekarno, sang dokter memberinya sebuah suntikan chinine-urethan intramusculair. Lalu Soekarno melanjutkan tidurnya sejenak.

Pukul 9.30 pagi, Soekarno terbangun, tubuhnya terlihat lebih sehat. Ketika berjumpa dengan sang dokter, ia meminta agar Hatta segera dipanggil untuk datang.

Dengan berpakaian rapi, mengenakan pakaian serba putih (celana lena putih dan kemeja putih) dengan potongan yang saat itu popular disebut sebagai “kemeja pimpinan” dengan bersaku empat, Soekarno menyambut Hatta dan segera menuju halaman depan rumahnya. Sebuah teks Proklamasi dibacakan.

Inilah sebuah pernyataan kemerdekaan yang sebelumnya di dalam pidatonya Soekarno ada mengatakan “…sekarang tibalah saatnya kita benar-benar mengambil nasib bangsa dan tanah air di tangan kita sendiri. Hanya bangsa yang berani mengambil nasib di tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuatnya…”

Puncak perjuangan yang pada akhirnya harus keluar dari mulut Soekarno, sebuah bukti sejarah bahwa ia memang layak mengambil posisi untuk menyatakan itu. Karena sebelum Proklamasi ini terjadi, sebelumnya juga sudah dibacakan dua proklamasi yaitu Proklamasi Gorontalo 23 Januari 1942 dan Proklamasi Cirebon 15 Agustus 1945. Namun kedua Proklamasi ini tidak diakui sebagai buah pernyataan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam arti sebagai hari peringatan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Proklamasi Gorontalo 23 Januari 1942
Kekalahan Belanda oleh Jepang, pada Perang di Laut Jawa, membuatnya menjadi gelap mata. Gorontalo dibumi hanguskan yang dimulai pada tanggal 28 Desember 1941. Adalah seorang pemuda bernama Nani Wartabone (saat itu berumur 35 tahun) memimpin perjuangan rakyat Gorontalo dengan menangkapi para pejabat Belanda yang masih ada di Gorontalo.

Bergerak dari kampung-kampung di pinggiran kota Gorontalo seperti Suwawa, Kabila dan Tamalate, mereka bergerak mengepung kota Gorontalo. Hingga akhirnya Komandan Detasemen Veld Politie WC Romer dan beberapa kepala jawatan yang ada di Gorontalo menyerah takluk pada pukul 5 subuh.

Dengan sebuah keyakinan yang tinggi, pada pukul 10 pagi Nani Wartabone memimpin langsung upacara pengibaran bendera Merah Putih di halaman Kantor Pos Gorontalo. Dan dihadapan massa yang berkumpul, ia berkata :

“Pada hari ini, tanggal 23 Januari 1942, kita bangsa Indonesia yang berada di sini sudah merdeka bebas, lepas dan penjajahan bangsa mana pun juga. Bendera kita yaitu Merah Putih, lagu kebangsaan kita adalah Indonesia Raya. Pemerintahan Belanda sudah diambil oleh Pemerintah Nasional. Agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban.”

Selanjutnya Nani Wartabone mengumpulkan rakyat dalam sebuah rapat akbar (layaknya peristiwa lapangan Ikada) di Tanah Lapang Besar Gorontalo untuk menegaskan kembali kemerdekaan yang sudah diproklamasikan.

Namun sayangnya ketika Jepang mendarat di Gorontalo, 26 Februari 1942, Jepang melarang pengibaran bendera Merah Putih dan memaksa rakyat Gorontalo untuk takluk tanpas syarat kepada Jepang.

Kisah Nani Wartabone terlalu panjang untuk diungkapan, walau ia di masa Jepang mengalami patah semangat ketika Jepang tak mau diajak berkompromi hingga akhirnya ia kembali ke kampung halamannya di Suwawa dan hidup sebagai petani.

Saat kekalahan Jepang oleh Sekutu, Jepang bersikap lain. Sang Saka Merah Putih diijinkan berkibar di Gorontalo dan Jepang menyerahkan pemerintahan Gorontalo kepada Nani Wartabone pada tanggal 16 Agustus 1945. Sementara rakyat Gorontalo baru mengetahui telah terjadi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia di Jakarta pada tanggal 28 Agustus 1945.

Nani Wartabone memimpin Gorontalo untuk masa-masa kelam berikutnya, menghadapi pasukan Belanda yang membonceng Sekutu. Dalam sebuah perundingan di sebuah kapal perang sekutu pada tanggal 30 November 1945, Belanda menangkap dan menawannya. Ia dibawa ke Manado dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas tuduhan makar pada tanggal 23 Januari 1942 yaitu Proklamasi yang dibacakannya.

Namun di waktu yang berjalan, kekalahan sekutu mengubah nasibnya kelak. Ia kembali ke Gorontalo pada tanggal 2 Februari 1950. Nani Wartabone pada tanggal 6 April 1950 menolak RIS dan memilih bergabung dengan NKRI. Untuk beberapa waktu ia dipercaya sebagai kepala pemerintahan di Gorontalo, hingga Penjabat Kepala Daerah Sulawesi Utara, dan anggota DPRD Sulawesi Utara. Selanjutnya ia memilih untuk kembali tinggal dan bertani di desanya di Suwawa.

Tapi itu juga tak berlangsung lama. Letkol Ventje Sumual dan kawan-kawannya memproklamasikan pemerintahan PRRI/PERMESTA di Manado pada bulan Maret 1957. Ia terpanggil kembali untuk melawan. Namun perlawanan tak seimbang, karena pasukan Nani Wartabone kekurangan persenjataan, hingga mereka memilih untuk bergerilya di dalam hutan, sekedar menghindar dari sergapan tentara PRRI/PERMESTA.

Pada bulan Ramadhan 1958 datanglah bantuan pasukan tentara dari Batalyon 512 Brawijaya yang dipimpin oleh Kapten Acub Zaenal dan pasukan dari Detasemen 1 Batalyon 715 Hasanuddin yang dipimpin oleh Kapten Piola Isa. Bersama pasukan-pasukan dari pusat inilah mereka bertinjauan merebut kembali pemerintahan di Gorontalo dari tangan PRRI/PERMESTA pada pertengahan Juni 1958.

Proklamasi Cirebon 16 Agustus 1945
Kekalahan Jepang tinggal menghitung hari saja, setelah dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Namun karena Jakarta tidak termasuk jalur perang Jepang dengan Sekutu, maka yang terlihat kekuatan bala tentara Jepang masih utuh.

Suasana Jakarta tetap mencekam bagi para kelompok pergerakan. Ada 4 kelompok illegal menurut Maroeto Nitimihardjo yang tampak saat itu, yaitu kelompok Soekarni, Kelompok Sjahrir, Kelompok Mahasiswa dan Kelompk Kaigun.

Kelompok-kelompok itu mendengar Sjahrir meminta Soekarno dan Hatta untuk mempercepat pernyataan Proklamasi sekembalinya Soekarno dan Hatta dari perundingan di Dalat, Saigon dengan Marsekal Terauchi, wakil kaisar Jepang. Namun Soekarno masih menunggu kepastian dari Laksmana Maeda tentang hal kekalahan Jepang tersebut

Hal ini membuat kelompok-kelompok illegal itu marah dikarenakan mereka melihat keraguan Sjahrir selama ini untuk menjalankan kesepakatan bahwa Sjahrirlah yang harus siap memimpin kemerdekaan dikarenakan ia bersih dari pengaruh Jepang. Hingga membuat kelompok-kelompok illegal ini, tidak termasuk Sjahrir bergerak cepat.

Terjadi beberapa pertemuan antara lain di Jalan Cikini Raya 71, di Lembaga Ecykman dan di Laboratorium Mikrobiologi (di samping pasar Cikini). Wikana dan dr. Darwis ditugaskan untuk mendesak langsung Soekarno-Hatta (tanpa perantara Sjahrir) untuk memproklamirkan kemerdekaan yang berujung dengan “penculikan” atau membawa Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok. Gerak cepat yang tak ragu-ragu ini akhirnya melahirkan sebuah peristiwa di pagi hari di tanggal 17 Agutus 1945 sebagai hari kemerdekaan.

Di waktu yang berjalan cepat dalam ketidak pastian peristiwa, seorang bernama dr.Soedarsono (ayah dari Juwono Soedarsono) datang bertemu Maroeto Nitimihardjo (seperti pengakuannnya di buku berjudul “Ayahku Maroeto Nitimihardjo Mengungkap Rahasia Gerakan Kemerdekaan” karangan Hadidjojo, anak Maroeto) di sebuah ‘pengungsian’ bagi istri dan anaknya yaitu di desa Perapatan, sebelah barat Palimanan, 30 km jauhnya dari Cirebon tempat dr.Soedarsono berasal. Dr.Soedarsono meminta teks Proklamasi yang dibuat Sjahrir yang katanya dititipkan pada Maroeto. Namun Maroeto menyatakan tidak ada.

Hingga dr.Soedarsono menjadi berang dan berkata, “Saya sudah bersepeda 60 kilometer hanya untuk mendengar, Sjahrir tidak berbuat apa-apa. Katakan kepada Sjahrir, saya akan membuat proklamasi di Cirebon.”

Dan akhirnya terkabarlah bahwa Proklamasi itu dibuat dan dibacakan oleh dr.Soedarsono pada pagi hari tanggal 16 Agustus 1945 di alun-alun Cirebon yang dihadiri sekitar 150 orang. Sehari sebelum Soekarno membacakan Proklamasi di penggangsaan Timur 56 Jakarta.

Namun kisah yang dipaparkan Maroeto berbeda dengan kisah yang diungkap oleh Des Alwi, anak angkat Sjahrir. Menurutnya, teks proklamasi yang dibacakan Soedarsono adalah tinjauan karya Sjahrir dan aktivis gerakan bawah tanah lainnya yang melibatkan Soekarni, Chaerul Saleh, Eri Sudewo, Johan Nur, dan Abu Bakar Lubis. Penyusunan teks dilakukan di Asrama Prapatan Nomor 10, Jakarta, pada 13 Agustus 1945.

Ada sebaris teks proklamasi yang diingat oleh Des Alwi yaitu : “Kami bangsa Indonesia dengan ini memproklamirkan kemerdekaan Indonesia karena kami tak mau dijajah dengan siapa pun juga.

sumber http://lintasberitaonline.blogspot.com/2010/08/ternyata-ada-3-proklamasi-di-indonesia.html

Jumat, 31 Januari 2014

 
JAKE NORTH bergambar bersama dengan seekor ikan gergasi yang berjaya dipancingnya di Sungai Ebro, Sepanyol baru-baru ini.

MEQUINENZA - Seorang pelajar berusia 13 tahun dari Britain, Jake North berjaya memancing seekor ikan air tawar gergasi bersaiz dua kali ganda lebih besar daripada dirinya, lapor sebuah akhbar semalam.

Pemancing cilik tersebut menaikkan ikan seberat 91.17 kilogram (kg) itu semasa dia dan keluarganya memancing di Sungai Ebro, dekat sini, Sepanyol ketika musim cuti sekolah di Britain baru-baru ini.

Bimbang dia ditarik ke dalam sungai, pemandu pelancong keluarga tersebut terpaksa memeluk pinggang Jake yang bertarung selama 25 minit sebelum ikan gergasi itu berhenti meronta dan ditewaskan.

"Amat jarang seorang budak sebaya Jake dapat menangkap ikan dengan berat melebihi 90 kg. Ramai nelayan gagal melakukannya walaupun mencuba selama beberapa tahun," kata bapanya, Russell North, 40.

Keluarga berkenaan menggunakan umpan bebola ikan sebesar bola golf yang dibawa sejauh 100 meter ke tengah sungai sebelum ia dicampak ke dalam sungai tersebut dari sebuah bot.

"Pada satu ketika, saya hampir berputus asa kerana kedua-dua tangan saya terasa sakit. Saya juga berasa letih selepas menewaskan ikan itu," kata Jake. - Agensi


Kamis, 30 Januari 2014


Foto : Presiden Tajikistan Emomali Rahmon (Youtube)  
Foto : Presiden Tajikistan Emomali Rahmon (Youtube)
DUSHANBE - Tidak ada seorangpun manusia di dunia ini yang mau bila momen memalukan dalam hidupnya menjadi tontonan khalayak ramai. Namun ketika ini, dunia baru saja menyaksikan aksi konyol Presiden Tajikistan Emomali Rahmon di pesta pernikahan puteranya pada 2007 silam di laman Youtube. Penampilan Rahmon langsung disamakan seperti artis Bollywood di India.

Peristiwa memalukan itu bukanlah peristiwa baru, namun dunia baru menyaksikan peristiwa itu tepat setelah seseorang mengunggahnya ke laman Youtube pada 18 Mei lalu. Dalam pesta pernikahan anaknya, Rahmon terlihat sangat bergembira, dia langsung menari-nari dan bernyanyi.

Tangan Rahmon melambai-lambai ketika menari, Rahmon juga merangkul salah seorang tetamu dan bernyanyi bersama. Video itu lebih sering menunjukan aksi konyol Rahmon, namun terkadang, kamera pun diarahkan ke kedua pengantin yang berdiri di belakang Rahmon.

Tidak lebih dari dua bulan, video itu langsung menjadi hits di internet. Bahkan video itu diberi judul "Presiden Mabuk Tajikistan Menyanyikan sebuah Lagu." Menurut laporan, video itu telah disaksikan oleh 300 ribu orang. Demikian, seperti diberitakan Daily Mail, Jumaat (7/6/2013).

Video tersebut juga memicu debat nasional tepat setelah seorang ahli politik pembelot Tajikistan Dodojon Atavulloev mengunggahnya di Facebook. Atavulloev yang hidup di Hamburg, Jerman, membandingkan tarian Rahmon dengan tarian artis-artis Bollywood. Atavulloev turut mengkritik pesta pernikahan itu kerana dinilai terlalu bermewah-mewahan. (AUL)

Rabu, 29 Januari 2014

Waktu Subur Wanita


Oleh : Dr. Azwan

Kenapa anda perlu tahu waktu subur wanita? Ada 2 sebab utama :

1. Untuk memudahkan mendapat zuriat
2. Untuk mengelakkan daripada mendapat zuriat

Kedua-duanya adalah sama penting. Ilmu ini mungkin boleh anda sebarkan dan digunakan secara praktikal.




Dapatkan produk kesihatan TERBAIK di Kedai SihatSelalu <-- Klik!


Fahami Kitar Haid

Kitaran haid wanita berlaku setiap bulan, secara puratanya ialah 28-30 hari. Tetapi setiap wanita ada kitarannya sendiri - ada 25 hari dan ada yang lambat sehingga 35 hari. Tetapi secara puratanya ialah 28-30 hari.

Terdapat beberapa fasa dalam kitaran haid. Anda perlu memahami fasa ini.

Hari 1-4

Ini dipanggil fasa pengeluaran haid (menstruation) - ketika ini darah haid keluar. Hari pertama haid adalah penting untuk diketahui kerana ia adalah di mana fasa ini bermula. Pada hari pertama haid datang, ia perlu ditanda pada kalendar dan tamat selepas berapa hari. Sebaik-baiknya ditanda setiap bulan sekiranya anda ingin merancang untuk mengandung. Anda boleh mengagak kitaran period anda beberapa hari di dalam sebulan.

Hari 5-13

Ini dipanggil fasa follicular. Pada fasa ini, hormon estrogen meningkat. Ketika fasa follicular ini, darah akan berkumpul di dinding rahim dan menebal untuk persediaan mengandung. Di kawasan ovari pula, telur yang berada di dalam bekasnya akan menjadi semakin matang.

Hari 14

Waktu inilah satu proses peneluran yang dipanggil ovulasi berlaku. Telur akan terkeluar daripada sarangnya disebabkan oleh peningkatan mendadak sejenis hormon yang dipanggil Luteinizing Hormone (LH). Telur ini sekiranya tidak disenyawakan oleh sperma akan mati dan hilang. Sekiranya ia disenyawakan, ia akan turun melalu saluran fallopio ke rahim.

Hari 15-28

Ini dipanggil fasa luteal atau fasa secretory. Selepas telur dikeluarkan dari sarangnya, sejenis hormone dipanggil progestron dirembes daripada sarangnya (corpus luteum). Ini menyebabkan dinding rahim semakin menebal. Setelah progestron semakin berkurang kerana tiada persenyawaan berlaku, maka dinding ini akan runtuh.

Waktu Terbaik

Setelah anda faham kitaran haid di atas, waktu yang terbaik untuk bersama suami-isteri ialah pada hari ovulasi berlaku. Ini adalah kerana ketika itu telur baru sahaja keluar daripada sarangnya.

Bilakah secara tepat ia berlaku? Sebenarnya ia adalah lebih kurang 14 hari daripada hari pertama haid seterusnya atau ketika fasa luteal bermula.

Ini adalah kerana fasa luteal mengikut kiraan kebiasaannya berlaku selama tepat 14 hari setelah berlakunya ovulasi, sedangkan fasa folicullar boleh berubah-ubah. Jadi waktu subur adalah 14 hari sebelum hari pertama haid yang seterusnya.

Sekiranya haid anda adalah tetap 28 hari, tidak jadi masalah untuk mengira waktu subur anda. Sekiranya haid anda berubah-ubah, inilah timbulnya masalah mengira waktu subur.

Cara Lain Mengetahui Waktu Subur

Pada waktu subur, suhu badan wanita akan naik sedikit dalam satu darjah celcius. Juga terdapat lendiran cecair yang jernih daripada kemaluan. Ini adalah disebabkan hormon yang meningkat ketika itu.

Menganggar Waktu Terbaik Untuk Mendapat Zuriat

Oleh kerana telur atau ovum tidak mempunyai jangka hayat yang panjang, iaitu dalam lingkungan 1-2 hari sahaja, maka jangkamasa untuk mendapatkan zuriat adalah sangat terhad. Oleh itu sperma dicipta dengan kelebihan yang lain pula.

Selain daripada berjuta-juta sperma dilepaskan, ia juga boleh bertahan selama 3-5 hari. Ini bermakna, sekiranya suami-isteri bersama 3 hari sebelum waktu subur, atau 2 hari selepas waktu subur, maka ada peluang untuk telur itu berjumpa dengan sperma yang hidup lebih lama.

Oleh itu, untuk mendapatkan zuriat, pasangan boleh bersama pada hari ke 11, 12, 13, 14, 15 atau/dan 16 untuk mendapatkan waktu optimum hari kesuburan sekiranya haid anda datang secara konsisten selama 28 hari. Itu adalah menganggarkan waktu subur adalah pada hari ke-14.

Anda boleh cuba setiap bulan untuk beberapa bulan sekiranya tidak bertinjauan. Ini adalah untuk memastikan waktu subur adalah sesuai dengan waktu bersama anda.

Mengelakkan Mengandung Melalui Cara Kiraan

Selain daripada untuk mendapatkan zuriat, ada pasangan yang ingin mengelakkan mengandung dengan cara mengira kalendar.

Untuk pengetahuan anda, cara mengira melalui kalendar adalah berisiko dan tidak beberapa tepat. Ini adalah kerana anda mungkin boleh tersilap kira, atau kedatangan haid yang tidak beberapa teratur menyebabkan tarikh subur lari dari kebiasaan.

Oleh kerana anda tahu sperma boleh bertahan selama 5 hari di dalam rahim (ada kajian menunjukkan 7 hari!), jadi 5 hari sebelum dan selepas hari kesuburan adalah waktu yang dianggarkan tidak boleh bersama isteri ataupun terpaksa menggunakan cara kontraseptif yang lain.

Ada juga yang meletakkan 3 hari sebelum dan selepas waktu subur. Ini lebih rapat dan lebih berisiko. Terpulang kepada anda sendiri. Seperti yang dinyatakan tadi, cara ini tidak beberapa tepat dan mempunyai risiko yang tersendiri.

Rabu, 01 Januari 2014


PUTRAJAYA – Barisan Nasional (BN) mengekalkan kemenangan di kerusi Parlimen Balik Pulau di Pulau Pinang selepas Mahkamah Persekutuan di sini hari ini menolak rayuan dikemukakan calon Parti Keadilan Rakyat (PKR).

Panel lima hakim dipengerusikan Presiden Mahkamah Rayuan Tan Sri Md Raus Sharif menolak rayuan Muhammad Bakhtiar Wan Chik dan memerintahkannya membayar kos perundangan RM20,000, masing-masing kepada anggota Parlimen Balik Pulau dari BN Datuk Seri Dr Hilmi Yahaya, pegawai pengurus pilihan raya kawasan Balik Pulau dan Suruhanjaya Pilihan Raya (SPR).

Turut bersidang bersama-sama Md Raus ialah empat Hakim Mahkamah Persekutuan iaitu Tan Sri Abdull Hamid Embong, Tan Sri Ahmad Maarop, Datuk Hasan Lah dan Datuk Ramly Ali.

Peguam yang mewakili Dr Hilmi, Datuk Firoz Hussein Ahmad Jamaluddin telah mengemukakan bantahan awal terhadap rayuan itu, menyatakan rekod rayuan itu tidak kukuh.

Mahkamah mengekalkan keputusan Mahkamah Pilihan Raya yang menolak dengan kos petisyen pilihan raya Muhammad Bakhtiar yang difailkan untuk membatalkan kemenangan Dr Hilmi di kawasan Parlimen Balik Pulau dalam Pilihan Raya Umum ke-13 (PRU13) yang diadakan pada Mei tahun ini.

Muhammad Bakhtiar perlu membayar sejumlah RM180,000 bagi kos perundangan kerana Mahkamah Pilihan Raya sebelum ini memerintahkannya membayar RM40,000 masing-masing kepada Dr Hilmi, pegawai pengurus pilihan raya Balik Pulau dan SPR bagi prosiding di Mahkamah Pilihan Raya.

Dr Hilmi, yang juga Timbalan Menteri Kesihatan mengalahkan Muhammad Bakhtiar dengan majoriti 1,539 undi.

Muhammad Bakhtiar diwakili peguam Murali Ram manakala Peguam Kanan Persekutuan Suzana Atan mewakili SPR.

Sementara itu, panel yang sama turut mendengar rayuan petisyen pilihan raya kerusi Dewan Undangan Negeri (DUN) Selising di Kelantan.

Md Raus, bagaimanapun berkata mahkamah menangguhkan untuk membuat keputusan bagi rayuan itu kerana mereka mahu menunggu penghakiman satu lagi panel lima hakim Mahkamah Persekutuan berkaitan petisyen-petisyen pilihan raya bagi kerusi Parlimen dan DUN di Kelantan dan Perak.

Rayuan itu dikemukakan pengarah pilihan raya PAS bagi Selising, Semsudin Muhammad selepas petisyen pilihan rayanya ditolak Mahkamah Pilihan Raya dengan kos RM30,000.

Zulkifle Ali dari BN mengalahkan Saiful Bahrim Mohamad dari PAS dan calon Bebas, Ibrahim Ismail, dengan majoriti 107 undi di kerusi Selising dalam PRU13.

Semsudin diwakili peguam Murtadza Mokhtar manakala peguam Datuk Hafarizam Harun mewakili Zulkifle dan SPR diwakili Peguam Kanan Persekutuan Azizan Md Arshad.- BERNAMA


Bahaya Jika Tidur Menghadap Kipas Angin Yang Dihidupkan

Cubalah bernafas di dalam kereta yang sedang bergerak laju dengan tingkap terbuka. Anda mungkin akan sukar bernafas kerana cepatnya aliran angin. Angin kencang dari kipas angin diarahkan ke muka kita pun akan menyebabkan fenomena yang sama. Kerana aliran udara ini sangat kencang, kita tak boleh menghirup oksigen yang kita perlukan sehingga akan timbul gejala sukar bernafas. Lebih parah lagi kalau kita tidur menggunakan kipas angin yang arah anginnya menghadap ke wajah kita di dalam bilik yang semua tingkapnya tertutup, kerana suhu tubuh kita akan menurun.

Pada dasarnya, waktu tidur suhu tubuh kita akan menurun perlahan-lahan. Nah, angin dari kipas angin akan membuat suhu tubuh kita semakin turun, nafas dan denyut jantung kita akan menurun perlahan-lahan. Jadi, angin dari kipas angin akan membuat suhu tubuh kita semakin turun, nafas dan denyut jantung kita melambat, serta tekanan darah kita pun menurun. Fenomena ini sama seperti ketika kita masuk ke air sejuk untuk tempoh yang lama, yang boleh menyebabkan jantung kita tidak boleh bekerja dan fungsi pernafasan kita lemah, dan akhirnya boleh menyebabkan kematian.

Dengan kata lain, kalau kita tidur di dalam bilik yang semua tingkapnya tertutup dengan kipas angin terbuka, lalu kipas anginnya menghadap tepat ke wajah kita, boleh mengakibatkan kematian kerana hal itu membuat kita sukar bernafas, kekurangan oksigen, serta membuat suhu tubuh kita menurun. Kerana itu, kalau pada musim panas kita ingin tidur dengan kipas angin yang sedang terbuka, pastikan tingkap bilik kita terbuka dan peredaran udara di bilik kita baik, dan kipas anginnya tidak hidup terlalu kuat.

Sumber : Tabekpuang
Hiasan pada tubuh (manusia) berupa penyematan benda (terutama dari logam, tetapi dapat pula tulang, gigi, atau tanduk) berbentuk tertentu secara semi permanen atau permanen dengan cara ditembuskan pada kulit. Pada masyarakat modern, kebanyakan alasan orang mengenakannya adalah untuk perhiasan (ornamental), meskipun praktik tradisional pada masyarakat tertentu sering kali memiliki makna ritual keagamaan atau sosial.

Oleh kalangan punk atau gerakan pasca modern lainnya seperti grunge dan alternative, tindik tubuh dapat menjadi simbol pemberontakan atas kemapanan. Alasan lainnya adalah untuk kepuasan seksual. Bagian tubuh yang disemat tindik yang paling banyak dikenal orang adalah bagian bawah daun telinga. Tindik ini secara khusus diberi nama anting-anting. Tapi Coba anda tengok tindikan berikut ini dijamin ente bakalan kaget.
Langsung saja:

Salah satu paling sering diajukan-tentang anggota komunitas modifikasi BME adalah "Fishmaul"("Fishmouth") atau "Zygzag", yang dikatakan untuk memakai colokan besar di pipi tindikan membentang.
 

Pada 4 Maret 2006, Kam Ma menghabiskan 7 jam dan 55 menit yang ditembus oleh Charlie Wilson di Art Tubuh Sunderland di Inggris. Ketika tubuh terpanjang dunia menusuk sesi berakhir, Charlie Wilson telah menembus Kam Ma rekor 1.015 kali, semua tanpa menggunakan obat bius.
Brent Moffatt dari Winnipeg, Kanada, ditusuk dengan jarum bedah sendiri untuk menciptakan rekor Guinness untuk tindikan tubuh yang paling, di Montreal, 13 Desember 2003. Moffatt dimasukkan 900 jarum ke kakinya untuk memecahkan rekor sebelumnya 702 tindikan.
Dalam sebuah aksi publisitas aneh, Dr Wei Sheng ditusuk jarum dekoratif 2008 di kepalanya, wajah, tangan dan dada dalam lima warna cincin Olimpiade. Aksi dr Sheng bukan pertama kalinya dia mendapatkan ketenaran untuk menempelkan pin dalam tubuhnya. Pada tahun 2004 dia mendapatkan Guinness World Record setelah menusuk jarum 1790 ke dalam kepalanya.
Orang ini adalah Rafa Gnomo, ia harus menjadi orang gila untuk memiliki bibir dimodifikasi aneh dan gila.


sumber 

Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!