Tampilkan postingan dengan label jambu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jambu. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Agustus 2014

HAMA dan PENYAKIT JAMBU BIJI - Budidaya Petani. Berikut adalah hama dan penyakit yang menyerang tanaman jambu biji


Hama Jambu Biji

  1. Ulat daun (trabala pallida)
    • Pengendalian: dengan menggunakan nogos.
  2. Ulat keket (Ploneta diducta).
    • Pengendalian: sama dengan ulat daun.
  3. Semut & tikus
    • Pengendalian: dengan penyemprotan sevin & furadan.
  4. Kalong & Bajing
    • Keberadaan serangga ini dipengaruhi faktor lingkungan baik lingkungan biotik maupun abiotik. yg termasuk faktor biotik seperti persediaan makanan,
    • Pengendalian: dengan menggunakan musuh secara alami.
  5. Ulat putih
    • Gejala: buah menjadi berwarna putih hitam,
    • Pengendalian: dilakukan penyemprotan dengan insektisida yg sesuai sebanyak 2 kali seminggu hingga satu bulan sebelum panen penyemprotan dihentikan.
  6. Ulat penggerek batang (Indrabela sp)
    • Gejala: membuat kulit kayu & mampu membuat lobang sepanjang 30 cm;
    • Pengendalian: sama dengan ulat putih.
  7. Ulat jengkal (Berta chrysolineate)
    • Ulat pemakan daun muda, berbentuk seperti tangkai daun berwarna cokelat & beruas-ruas
    • Gejala: pinggiran daun menjadi kering, keriting berwarna cokelat kuning.
    • Pengendalian: sama dengan ulat putih.

Penyakit Jambu Biji

  1. Penyakit karena ganggang (Cihephaleusos Vieccons)
    • Menyerang daun tua & muncul pada musim hujan.
    • Gejala: adanya bercak-bercak kecil dibagian atas daun disertai serat-serat halus berwarna jingga yg merupakan kumpulan sporanya.
    • Pengendalian: dengan menyempotakan fungisida seperti Dlsene 200 MX.
  2. Jamur Ceroospora psidil , Jamur karat poccinia psidil, Jamur allola psidil
    • Gejala: bercak pada daun berwarna hitam.
    • Pengendalian: dengan menyempotakan fungisida seperti Dlsene 200 MX.
  3. Penyakit karena cendawan (jamur) Rigidoporus Lignosus
    • Gejala: rizom berwarna putih yg menempel pada akar & apabila akar yg kena dikupas akan nampak warna kecoklatan.
    • Pengendalian: dengan menyempotakan fungisida seperti Dlsene 200 MX.

Gulma

Segala macam tumbuhan pengganggu tanaman jambu biji yg berbentuk rerumputan yg berada disekitar tanaman jambu biji yg mengganggu pertumbuhan & perkembangan bibit tanaman, oleh sebab itu perlu dilakukan penyiangan secara rutin. Untuk selengkapnya tentang Budidaya Tanaman jambu Biji dapat dilihat melalui link berikut >> Cara Budidaya Jambu Biji
Demikian artikel hama dan penyakit yang menyerang tanaman jambu biji, semoga bermanfaat.
http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/02/hama-penyakit-jambu-biji.html
Baca Juga :
Pedoman Budidaya Jambu Biji
SYARAT TUMBUH JAMBU BIJI
Jenis Jambu Biji

Jumat, 06 Desember 2013

Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete - Budidaya Petani. Hal2 yang dilakukan dalam Pemeliharaan Tanaman Jambu Mete antara lain:

Penyiraman Tanaman Jambu Mete
Bibit yang baru ditanam memerlukan banyak air. Oleh karena itu tanaman perlu disiram pada pagi dan sore hari. Penyiraman dilakukan secukupnya dan air siraman jangan sampai menggenangi tanaman.
Penyulaman
Penyulaman dilakukan setalah tanaman berumur 2-3 tahun. Apabila tanaman berumur =3 tahun maka pertumbuhan tanaman sulaman umumnya kurang baik atau akan terhambat.
Penyiangan dan Penggemburan
Bibit jambu mete mulai berdaun dan bertunas setelah 2-3 bulan ditanam. Pembasmian gulma sebaiknya dilakukan sekali dalam 45 hari. Tanah yang disiram setiap hari tentu semakin padat dan udara di dalamnya semakin sedikit. Akibatnya, akar tanaman tidak leluasa menyerap unsur hara. Untuk itu tanah di sekitar tanaman perlu digemburkan.

Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete

Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete
Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete

Pemupukan
Tanaman jambu mete dipupuk dengan pupuk kandang, kompos, atau pupuk buatan. Pemberian pupuk kandang/ kompos dilakukan dengan cara menggali parit melingkar, di luar tajuk sebanyak ± 2 blek minyak tanah (.... 20 kg). Pupuk dituangkan ke dalam parit dan ditutup dengan tanah. 
Pemangkasan 
Cara pemangkasan tanaman jambu mete dilakukan sebagai berikut:
  • Tunas-tunas samping pada bibit terus-menerus dipangkas sampai tinggi cabang mencapai 1 - 1,5 m dari tanah.
  • Pilih 3 - 5 cabang sehat dan baik posisinya terhadap batang pokok .
  • Pemangkasan ini dilakukan sebelum tanaman berbunga. Pemangkasan untuk pemeliharaan dilakukan setelah tanaman berbuah.
Penjarangan
Penjarangan dilakukan bertahap pada saat tajuk tanaman saling menutupi. Apabila jarak tanaman 6 x 6 m dan ditanam secara monokultur maka tajuk tanaman diperkirakan sudah bersentuhan pada tahun 6 - 10 tahun. Pada saat itu penjarangan mulai dilakukan. 
Demikian artikel ttg Cara Memelihara Tanaman Jambu Mete, semoga memberi manfaat.
Baca juga:
Budidaya Jambu Mete
Teknik Menanam Jambu Mete
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!